ADA AHOK DI HARI-HARI TERAKHIR DJAROT

Ada Ahok Di Hari-Hari

Ada Ahok Di Hari-Hari Jakarta, Senin. Djarot Saiful Hidayat menyampaikan ucapkan terima kasihnya kepada seluruh anggota DPRD DKI Jakarta. Mewakili gubernur sebelumnya yang pernah memimpin Jakarta periode 2012-2017. Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Saya atas nama Pak Jokowi dan Pak Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan terima kasih atas apresiasi. Yang diberikan oleh segenap anggota dewan, atas kinerja mulai 2012 sampai dengan 2017,ucap Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar ini kembali menyertakan Ahok saat meresmikan patung menembus batas di RTH Kalijodo. Setiap kali menengok Kalijodo, Djarot mengaku selalu teringat rekan sejawatnya, Ahok. Kenapa teringat pak Ahok Karena di sini merupakan. Bukti keberanian Pak Ahok dan kecepatan dia untuk memutuskan,” kata Djarot.

Djarot teringat pertama kali menginjakkan kaki ke tempat yang terkenal sebagai lokasi hiburan malam dan prostitusi tersebut. Ia teringat akan siang dan malam berdialog bersama warga untuk mau di relokasi ke tempat lebih layak. Bahkan Djarot teringat saat hendak mengosongkan penduduk dari Kalijodo pada bulan Februari. Menurut dia, butuh waktu panjang hingga pertentangan dengan tuduhan-tuduhan buruk dilontarkan kepadanya dan Ahok.

Ada Ahok Di Hari-Hari

Saya ingat di sini malam-malam kita amankan betul, kita kosongkan betul. Sampai jam 1, sekali lagi Jakarta butuh ketegasan tapi dengan jiwa dan nurani yang bersih, ini butuh ketegasan. Keberanian dan kecepatan untuk kebaikan, imbuhnya.

Di akhir masa jabatan sebagai Gubernur Jakarta, Djarot mengaku mendapat apresiasi dari Ahok. Sebab, sudah menyelesaikan program-program unggulan Jakarta. Salah satu yang mendapat pujian adalah penataan kawasan bekas lokalisasi Kalijodo. Dengan patung penembus batas yang dibuat oleh seniman Respati Teguh Santoso yang akan diresmikan 3 oktober 2017.

Bahkan beliau ngasih apresiasi, karena ada tambahan satu ikon baru di Kalijodo. Dan beliau bercerita bahwa (Respati Teguh) juga sudah pernah ketemu sama Pak Ahok di Mako (Brimob). Untuk menyampaikan itu, kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta.

Djarot mengaku, pertemuannya dengan Ahok di Mako Brimob membahas program-program yang harus dikebut sebelum tanggal 15 Oktober. Selain membahas program. Djarot juga ingin memastikan kondisi kesehatan Ahok di tahanan. Kalau saya ketemu beliau kan disamping nanya tentang bagaimana kesehatan beliau. Aktivitasnya, juga berdiskusi tentang beberapa pekerjaan.

SILAKAN DIBACA: BERDAMAI DENGAN MASA LALU YANG TERJADI

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *