DUET DEDI-DEMIZ TERHALANG BANTENG

Duet Dedi-Demiz Terhalang

Duet Dedi-Demiz Terhalang,  Wajah Dedi Mulyadi tampak sumringah menyambangi markas DPD Demokrat Jawa barat. Disana dia bertemu dengan Deddy Mizwar alias Demiz pertermuan begitu hangat dan obrolan berlangsung cair. Mereka juga sempat menjalani salat Magrib  berjemaah Dedi begitu bahagia bertemu demiz bak melanjutkan kisah cinta tertunda.

Kedatangan Bupati Purwakarta ini tentu terkait Pilgub Jawa Barat Kembalinya dukungan Golkar membuat dirinya bergegas. Perintah partai memintanya mengumumkan calon pendamping tanggal 2 Januari nanti. Demiz menjadi target pertama Dedi perlahan tapi pasti dan kesempatan bertatap muka pun tak mau ditinggalkan. Buah pertemuan Dedi mendapat hasil yang manis desakan partai dibuktikan.

Partai Demokrat langsung berminat malam hari kesempatan itu disampaikan sekaligus mewancanakan mengusung Dedi dam Demiz bertarung di Pilgub Jabar. Golkar dan Demokrat bergabung mebentuk Koalisi sejajar Filosofi nama koalisi itu lantaran ingin membangun Jabar tanpa ad perbedaan.  Baik posisi Gubernur maupun wakil gubernur Dedi merasa cocok dengan Demiz dam merasa tidak mau dipisahkan lagi.

Duet Dedi-Demiz terhalang

Dedi mengungkap kan mereka berdua ibarat kan dengan Romeo dan Juliet, Rama dan Sinta, langit dan Bumi, Air dan Tanah. Dedi ngebet berduat dengan Demiz laporan itu sudah disampaikan kepada pimpinan pusat partai Golkar. Selain masalah kecocokan jumlah kursi DPRD buat maju Pilgub Jabar juga sduah memenuhi kuota Golkar memiliki 17 kursi. Sedangkan Demokrat 12 kursi sehingga gabung dua partai itu sduah melebihi syarat minimal 29 kusi.

Respon pimpinan pusat partai beringin belum positif mereka enggan menyatakan setuju denga pilihan Dedi. Walau begitu harus diakui baik dedi dan demiz sudah merasa mantap. Yahya mengaku Golkar tetap menyambut positi dengan dukungan Demokrat. Usalan pasangan Dedi dan Demiz tetap ditampung. Partai besutan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini masih berkukuh sebagi penyeimbng sehingga kondisi ini dikhawatirkan.

Ketua DPP Golkar bidang Ideologi dan Kebijakan Publik Happy Bone Zulkarnain menjabar bahwa wilayah Jawa Barat merupakan lumbung suara partainya. Golkar kini juga menunggu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan bergabung. Kondisi ini menjadi pertimbangan baru membuat Dedi dan Demiz sulit bergabung.

SILAKAN DIBACA : SIKLUS GEMPA DAN TSUNAMI DI SELATAN PULAU JAWA

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *