JOKOWI LANTIK MA’RUF DAN MEGAWATI JADI PENGARAH PANCASILA

Jokowi Lantik

Jokowi Lantik,  Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarno Putri, Ma’ruf Amin. Dan ke tujuh orang lainnya sebagai Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKPPIP). Pelantikan langsung dilakukan oleh Pak Dhe Jokowi di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan.

Jokowi didampingi oleh wakil presiden Jusuf Kalla. Hal ini dilakukan oleh pemerintah, karena kita tahu bahwa selama Pilkada DKI Jakarta. Ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan isu-isu agama untuk memecah belah kesatuan.

Agama dan politik dibuat sedemikian bertentangan oleh orang-orang yang ada. Para pendukung paslon tertentu, khususnya para pendukung Anies menujukkan sikap intoleransi yang begitu nyata sewaktu pilkada.

Panasnya situasi politik ini tidak hanya bersifat regional, melainkan nasional. Panasnya isu penistaan agama yang dibuat-buat oleh para pendukung Anies dalam menghantam Ahok, menyebar sampai ke penjuru Indonesia.

Lihat saja kasus dr. FL, Afi, dan Nurul Indra. Melihat dari pelantikan ini, tentu tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa ini adalah gerakan kuda Jokowi. Pelantikan Megawati dan Ma’ruf Amin menjadi kunci melihat gerakan Jokowi yang sangat luar biasa.

Selama ini kita tahu bahwa putri Presiden Indonesia pertama, Megawati merupakan salah satu sosok nasionalis yang mengedepankan Pancasila. Kita pun melihat Ma’ruf Amin yang merupakan ketua MUI. Sempat mengeluarkan fatwa terhadap kasus Ahok, yang sepertinya menjadi cikal bakal ketegangan Pancasila.

Jokowi Lantik

Dengan kasus yang sudah melibatkan dirinya, Pak Dhe seolah ingin mengangkat kembali sosok Ma’ruf Amin. Sebagai sosok yang mewakili Islam Indonesia. Beberapa ulama pun dilantik oleh Pak Dhe Jokowi. Kesembilan orang pengarah UKPPIP tersebut sebelum dilantik, berbaris rapi di tengah ruang Gedung Istana Negara. Para pria mengenakan jas dan peci sebagai salah satu ciri khas Indonesia. Sedangkan perempuan mengenakan pakaian kebaya.

Kesembilan orang pengarah UKPPIP tersebut adalah Megawati Soekarnoputri, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. KH Ma’ruf Amin, mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan ketua umum PP Muhammadiyah Prof Dr. Syafii Maarif, KH Said Aqil Siradj, Prof Dr Andreas Anangguru Yewangoe, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, dan Sudhamek. Para pengarah Pancasila ini dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Tak hanya melantik para pengarah, Jokowi pun juga melantik Kepala UKPPIP yang dijabat oleh Yudi Latif. Pembacaan sumpah dibacakan langsung oleh Presiden Jokowi. Timing yang sangat tepat dilakukan oleh Pak Dhe, menjadi sebuah kepekaan politik yang ditunjukkan. Kesenjangan yang dibentuk pra Pilkada DKI merajalela.

Ujaran kebencian dan aksi intoleransi yang dilakukan oleh para kaum ontaleran, meningkat pesat. Intelektual diganti menjadi ontalektual. Bahkan kasus-kasus yang menimpa Rizieq, dianggap sebagai kriminalisasi ulama, padahal kasus yang menjerat Rizieq murni politis.

Belakangan ini, kita diperlihatkan kepada retaknya ideologi Pancasila. Namun pemerintah tidak akan tinggal diam melihat Pancasila dirongrong oleh kaum ontaleran. Sebelum pembacaan vonis Ahok, HTI dibubarka oleh pemerintah di dalam tangan Kemenkopolhukam, karena dianggap sebagai organisasi anti Pancasila.

SILAKAN DIBACA : STASIUN SALEMBA PENINGGALAN BELANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *