KESEDIHAN SUMIATI DIGUGAT ANAK KANDUNG

Kesedihan Suamiati

Kesedihan Sumiati, Kisah miris terjadi di Kediri Jawa Timur  Suami 70 tahun warga desa Ngablak digugat oleh dua anak kandungnya. Gara-gara warisan Sumiati harus berhadapan dengan hukum di pengadilan. Janda tua ini harus berhadapan dengan dua orang anaknya Emi Asih anak sulung dan Lalan Suwanto anak kempatnya.

Dimuka majelis Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri ,Kuasa hukum Emi Asih dan Lalan Suwanto. Priyo menjelaskan kliennya terpaksam melayangkan gugatan karena kecewa tak mendapatkan hak waris. Penyebabnya almarhum ayahnya telah menulis surat wasiat sebelum meninggal dunia. Agar membagi harta waris berupa lahan dan bangunan rumah untuk kelima orang anak dan istrinya.

Peninggalan sang ayah telah berahli tangan kepada orang lain peralihan gak tersebut baru diketahui. Setelah Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri melakukan eksekusi Sebeb lahan seluas 1.300 meter. Dan diatasnya berdiri sebuah rumah itu dijadikan jaminan utang oleh tergugat. Tetapi dalam perjalanannya tergugta tidak sanggup untuk melunasinya.

Enik Murtini anak bungsu tergugat turut serta dalam proses pengajuan utang tersebut. Oleh sebab itu dia dihadirkan dalam persidangan untuk dimintai keterangan seusai diperiksa. Annik mengakui kesalahannya dia juga meminta maaf kepada kedua kakaknya. Dia tampak sangat sedih saat menyampaikan permintaan maaf. Matanya sembab seolah hendak menangis tetapi malu.

Kesedihan Sumiati

Enik merasa paling bersalah  dari peristiw yang dialami ibu kandungnya. Sebab dirinya yang merasa memiliki andil besar mengajukan pinjaman dengan agunan sertifikat rumah peninggalan orang tuanya. Dia tidak menyangka perosalannya menjadi serunyam ini hingga menyakiti saudaranya sendiri.

Dan Enik juga bercerita awalnya dia ijngin memulai usaha budidaya ayam petelor. Tetapi dia tidak memiliki modal akhirnya enik merayu ibunya agar meminjam uang. Lalu mereka bertemu dengan Bambang Hartono warga Kecamatan Tarokan kediri. Dia kemudian menjaminkan sertifikat tanah warisan  sebagai jaminan utang kepada bambang Hartono. Enik meminjam uang melalui bantuan Bambang dengan alasan daat itu usahanya baru saja dirintis.

Tentunya bank tidak akan memberikan pinjaman berbeda dengan Bambang. Terlebih Enik beranggapan hanya berurusab secara pribadi dengan bambang dan tidak berkaitan dengan perbankan. Dalam proses pengajuan pinjaman ini Enik dan ibunya tidak melibatkan penggugat. Sebab keduanya berada di luar wilayah Kediri sementara dua saudaranya yang di kediri hanya diminya tanda tangan sebagai bukti kesediannya.

SILAKAN DIBACA: AGUS RAHARDJO KEMBALI DIBIDIK KASUS KOR

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *