KURIR JNE MEMBUANG RATUSAN KARTU PROGRAM UNGGULAN JOKOWI

KURIR JNE MEMBUANG RATUSAN KATU PROGRAM UNGGULAN JOKOWI

KIS

Seorang warga Blitar, Kasih Indrawati, menemukan ratusan kartu KIS di tepi sungai Dusun Rejosari, Kecamatan Gandusari. Laporan awal, identitas di kartu KIS itu, mayoritas milik warga surabaya.

Ada sekitar 110 kartu berada di dalam kantong plastik. Namun, setelah pihak kepolisian melakukan penyisiran, ternyata menemukan lagi 26 kartu serta sejumlah amplop kartu yang sudah hancur terendam air.

Dengan adanya temuan baru kartu tersebut total kartu KIS dikumpulkan pihak kepolisian di Blitar ada sekitar 143 kartu. Salah satunya milik Ismail Sisin, warga Siwalan Tengah, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.

“Kami belum mengetahui pemilik barang tersebut, serta keasliannya. Kami masih koordinasi dengan dinas kesehatan untuk menelusuri pemilik barang itu,” kata Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya.

Polres Blitar juga telah melakukan pengecekan identitas pemilik KIS. Tim mendatangi langsung sejumlah alamat yang tertera di kartu, yang mayoritas warga Surabaya untuk dimintai keterangan.

Kapolres mengatakan, polisi sengaja ke Surabaya, untuk memastikan apakah warga yang terdata di KIS sudah menerima kartu atau belum. Selain itu Polres Blitar juga masih menunggu keterangan jasa pengiriman terkait dengan penemuan KIS. Yang ditemukan tergeletak berserakan di tepi sungai Desa Gandusari, Kabupaten Blitar.

Sementara itu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Blitar. Juga melakukan penelitian terkait dengan keaslian kartu BPJS dengan alamat warga Surabaya. Yang ditemukan tergeletak berserakan di tepi sungai Desa Gandusari, Kabupaten Blitar, tersebut.

Koordinator BPJS Kesehatan Wilayah Blitar Emi Widayanti mengatakan, secara sepintas kartu itu asli. Namun untuk memastikannya harus dicocokkan dengan data yang terhubung dalam jaringan (daring).

Setelah melakukan penyelidikan, ternyata kartu andalan Presiden Joko Widodo itu dibuang oleh kurir ekspedisi JNE. Kurir jasa ekspedisi JNE berinisial WH  ditetapkan sebagai tersangka kasus pembuangan. 148 Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Sungai Suko, Kabupaten Blitar.

Motif tersangka membuang ratusan KIS diduga terkait besaran fee yang diperoleh dari pengiriman. Untuk diketahui, setiap satu kartu yang dikirim ke penerima, tersangka mendapat fee Rp 1.000.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *