SETIA MENDUKUNG DEDI MULYADI

Setia Mendukung

Setia Mendukung , Teka-teki calon diusung Partai Golkar dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2018 akhirnya terjawab. Partai Golkar akhirnya memutuskan mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Sebagai calon gubernur berpasangan dengan politisi Golkar yang juga anggota Komisi V DPR. Daniel Muttaqien Syafruddin. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pihaknya memutuskan mendukung Ridwan Kamil dengan pertimbangan hasil survei. Berdasarkan hasil survei elektabilitas dan popularitas Emil sapaan Ridwan Kamil berada di posisi tertinggi ketimbang calon lain.

Keputusan mengusung Emil-Daniel juga diputuskan setelah tim Pilkada pusat berkonsultasi dengan Ketua Umum Setya Novanto. Surat keputusan penetapan Emil-Daniel telah ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen Partai Golkar. Keputusan DPP Golkar ini sekaligus memupus harapan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Nama Dedi Mulyadi sebelumnya digadang-gadang diusung partai berlambang pohon beringin tersebut. Namun, Idrus meminta semua kader mematuhi keputusan itu. Kendati begitu kader Partai Golkar Kota Bandung diketahui masih setia. Memberikan dukungan kepada Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Sikap kader Golkar di wilayah yang dipimpin oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tersebut. Dapat terlihat dalam kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun Partai Golkar ke 53. Yang digelar di Lapangan Gasmin Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Bandung pada Jumat malam. Berdasarkan pantauan, tampak para kader mengenakan atribut Partai Golkar dari mulai kemej. Kaos hingga jas dan menyatakan dukungan kepada Dedi Mulyadi yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Setia Mendukung

Salah satu pengurus DPD Golkar Kota Bandung, Gantira Alvindy Pratama mengatakan. Pihaknya tetap memberikan dukungan penuh kepada Dedi Mulyadi. Bahkan Gantira menyebut siap atas konsekuensi yang mungkin terjadi akibat langkahnya tersebut. Dia menjelaskan bahwa selama ini arus bawah sangat merindukan kader internal Partai Golkar. Untuk menang dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat Ini dibuktikan dengan dukungan bulat.

Yang sudah diberikan oleh Pengurus DPD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Kepada Dedi Mulyadi dalam Rapat Pimpinan Daerah yang sudah digelar di Hotel Resinda, Karawang. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya mempertimbangkan nama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Atau yang akrab disapa Demiz untuk diusung sebagai bakal calon gubernur. Tak hanya Demiz dan Dedi, PDIP juga melirik sejumlah nama seperti Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanudin. Sekda Jabar Iwa Karniwa hingga mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan.

Menurut Hasto, PDIP akan memilih kombinasi pasangan yang memiliki komitmen. Untuk membangkitkan kembali kebanggaan terhadap kebudayaan Sunda. Mampu merancang tata ruang yang baik, serta menjaga keseimbangan keindahan alam Jawa Barat. Isu tak sepenuh hati mendukung Dedi Mulyadi sebetulnya telah menyeruak sebulan lalu. Saat itu beredar Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar menetapkan Ridwan Kamil. Dan Daniel Muttaqien sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

Namun SK itu langsung diklarifikasi DPP Golkar. Melalui Sekjen Idrus Marham, DPP Golkar menyatakan bahwa SK yang beredar palsu alias hoax. Dedi sempat meradang terkait SK bodong tersebut. Ia bahkan melaporkan kasus SK bodong ini ke pihak kepolisian.

Pelaporan tersebut dilakukan karena sudah mencatut tanda tangan ketua umum dan sekjen. Menurut Dedi, hal itu dilakukan untuk menjaga wibawa dari mengadu domba kepartaian. Ditambah krisis berat yang dialami Partai Golkar hari ini. Kasus SK bodong ini masih dalam penyelidikan di kepolisian dan telah memeriksa sejumlah saksi termasuk Dedi Mulyadi.

SILAKAN DIBACA: PR JOKOWI-JK MEMBENAHI HUBUNGAN NEGARA DENGAN AGAMA

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *