Sisi Positif dan Negatif Masturbasi yang Perlu di Perhatikan

Sisi Positif dan Negatif Masturbasi

Sisi positif dan negatif masturbasi. Masturbasi masih menjadi hal tabu di beberapa bagian dunia. Jika anda yang belum punya pasangan, masturbasi seperti pelepasan gairah seksual yang memuaskan, efek masturbasi memang nikmat dirasakan bagi seseorang tapi sedikit menyadari, hal itu memiliki efek samping lainnya, positif dan negatif.

Layaknya melakukan aktivitas seksuan, masturbasi melepaskan endorfin dan zat kimia dalam tubuh yang menciptakan rasa kebahagian sekaligus menghilangkan stres, menurut Best health Mag. Baik pria dan wanita yang melakukan masturbasi mempunyai waktu yang lebih khusus bagi dirinya sendiri.

Selain itu, efek menenangkan masturbasi dapat membantu anda tidur lebih baik. Bahkan bisa mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan menstruasi dan pasca menopause.

“Masturbasi menyebabkan aliran darah lebih besar ke daerah panggul, yang mempercepat waktu untuk mengurangi rasa sakit,” kata Dr Sandra LaMorgese PhD, penulis Switch : Time for A Change dan ahli dalam keintiman seksual.

Seperti yang dilansir Medical Daily, Jumat (4/11/2016), bagi wanita pascamenopause, adanya penyempitan vagina dapat membuat panggul dan hubungan seksual lebih menyakitkan. Jika melakukan masturbasi, pelumas yang keluar mengandung air akan meningkatkan aliran darah ke organ seks.

Percaya atau tidak, ada beberapa manfaat kesehatan yang positif terkait masturbasi, baik pria dan wanita. Menurut LaMoregese, masturbasi dapat membantu mencegah kanker prostat. “Pria yang ejakulasi lebih dari lima kali per minggu akan menurunkan kadar toksin ini. Dengan demikian, mereka akan menurunkan sepertiga risiko kanker prostat,” Tulis LaMoregese. Masturbasi juga berfungsi melawan infeksi saluran kemih pada wanita sampai leher rahim.

Namun tidak semua efek samping masturbasi cenderung baik. Menurut Dee Wagner, seorang konselor profesional berlisensi dan terapis tari bersetifikat mengatakan, dalam beberapa kasus masturbasi sebagai cara berbahaya menghidari hubungan intim dengan orang lain. Jika berlanjut terus dalam jangka panjang akan menyebabkan kecemasan. Masturbasi merangsang respon pengingat di otak. Misal, aktivitas yang berpeluang membuat seseorang kecanduan orgasme dengan masturbasi.

Masturbasi tidak hanya buruk bagi kesehatan mental anda tapi kecanduan orgasme akan membuat seseorang membutuhkan lebih banyak stimulasi. Berbagai cara untuk mendapatkan rangsangan akan menimbulkan hal buruk bagi fisik.

BACA JUGA : FOTO-FOTO BUGIL ARTIS INDONESIA YANG BEREDAR

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *