SUMBER BIAYA PERJALANAN KELUARGA JOKOWI DITURKI

Sumber Biaya Perjalanan

Sumber Biaya Perjalanan Keluarga Jokowi Diturki,  Saat Jokowi berkunjung ke Turki dan Jerman, di Indonesia ada yang misuh-misuh sendiri. Dia mempertanyakan kenapa Jokowi membawa serta keluarganya. Menurutnya hal tersebut tidak pantas bahkan ia sampai membandingkan antara Soeharto dan Jokowi.

Menurutnya Soeharto saya tidak pernah membawa keluarganya. Yakin tidak membawa atau memang gak ada yang tahu? Karena jaman Orba media massa dibungkam. Secara aturan memang tidak ada larangan namun menurutnya ini masalah kepatutan. Tidak pantas Presiden membawa keluarganya hingga mertua dalam kunjungan ke luar negeri menggunakan biaya negara.

Orang tersebut juga membandingkan protokoler DPR dan protokoler Presiden. Meski ia belum pernah menjadi Presiden tapi menurutnya DPR tidak boleh membawa keluarga keluar negeri. Ia sendiri mengakui tidak paham protokoler Presiden, padahal dalam peraturan, Presiden boleh membawa keluarga inti. Memang lawan-lawannya Jokowi ini selalu mencari kesalahan Jokowi tapi pura-pura lupa dengan kelakuan anggota DPR sendiri.

Masa sih mereka gak ingat ada anggota DPR yang meminta anaknya diberi fasilitas ketika sedang kunjungan ke luar negeri?

DPR yang lebih suka mencari kesalahan Jokowi dan KPK serta Kepolisian kala ada bom. Meminta penjelasan kepada Istana setibanya rombongan Kepresidenan tiba di Indonesia. Jika DPR bisa meminta pertanggungjawaban Presiden, lalu siapa yang meminta pertanggungjawaban DPR jika kinerjanya buruk apalagi tidak mendengarkan aspirasi rakyat?

Sumber Biaya Perjalanan

Istana telah memberikan keterangan bahwa biaya perjalanan keluarga Jokowi berasal dari uang pribadi Jokowi. Nah lagi-lagi para pembenci Jokowi harus kecela, karena kalau menggunakan biaya sendiri siapa yang bisa larang?

Pihak Istana Kepresidenan menegaskan bahwa biaya perjalanan keluarga Presiden Joko Widodo ke Turki dan Jerman tidak menggunakan anggaran negara. Seluruh biaya ditanggung oleh Jokowi sendiri.

Sebelum melakukan perjalanan ke Turki dan Jerman, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada Plt. Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna pada Senin, 3 Juli 2017, di Istana Merdeka, kata Bey.

Dalam arahan tersebut, Presiden menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan dan akomodasi anggota keluarga Presiden yang turut serta. Dalam perjalanan ke Turki dan Jerman sejak 5 sampai 9 Juli 2017 menjadi tanggungan pribadi Presiden, ujar dia menambahkan.

Kalau pakai uang pribadi berarti gak masalah dong? Cuman masalahnya pasti kalau sudah benci bakalan gak percaya. Tapi kalian percaya pun gak ada gunanya juga sih. Selama ini Jokowi memang kerap enggan menggunakan fasilitas negara kok. Bahkan menggunakan sirine untuk membelah kemacetan Jakarta aja dia enggan apalagi untuk keluar negeri. Gak percaya? Ya udah sana pergi yang jauh, maen di gurun pasir sana.

Dikabarkan Jokowi memboyong seluruh keluarga besarnya ikut kunjungan kerja ke Turki dan Jerman. Tak hanya Ibu Negara Iriana, Jokowi juga membawa ketiga anaknya, yakni Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep. Istri Gibran, Selvi Ananda, juga ikut dalam rombongan, bersama dengan putra mereka. Jan Ethes, yang baru berusia satu tahun empat bulan.

Perlu diketahui bahwa anggota keluarga Presiden Jokowi selama penerbangan berada di bagian kompartemen yang selama ini hanya diperuntukkan. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Sehingga keberadaan anggota keluarga Presiden Jokowi tidak mengurangi kapasitas penumpang rombongan resmi Presiden,” kata Bey.

Sebelumnya, keikutsertaan keluarga besar Jokowi selama di Turki mendapat kritikan. Deputi Sekjen Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Apung Widadi menilai, Jokowi tidak memberikan teladan kesederhanaan.

Sumber Biaya Perjalanan

Lucunya ketika beliau memperlihatkan kesederhanaannya, lalu banyak yang teriak-teriak pencitraan. Namun ketika membawa keluarga kunjungan ke luar negeri, ganti teriak-teriaknya gak sederhana. Jadi maunya bagai mana?

Jokowi dan rombongan keluarga besar berangkat ke Turki dengan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Rabu 05 Juli 2017. Pukul 07.20 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. Jokowi ke Turki untuk membalas kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang berkunjung ke Indonesia pada 2015 lalu. Jokowijuga bertemu dengan para pengusaha dan WNI di sana.

Dari Turki, Jokowi dan rombongan langsung terbang ke Jerman dan tiba di Bandar Udara (Bandara) Internasional Helmut-Schmidt Hamburg. Kamis 06 Juli 2017 malam waktu setempat. Di Jerman, Jokowi mengikuti pertemuan negara-negara G-20. Selain keluarga, para pejabat terkait juga ikut dalam rombongan. Di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong.

Ada pula Plt Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi. Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri. Andri Hadi, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Plt Deputi Bidang Protokol. Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Ari Setiawan.

SILAKAN DIBACA: PERTAMA KALI DALAM SEJARAH DONALD TRUMP SAMBANGI JOKOWI

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *